Alkisah ada dua ekor katak. Yang satu gemuk dan yang satunya kurus.
Suatu hari, ketika mencari makanan, keduanya melompat masuk ke dalam
sebuah bejana berisi susu. Keduanya tidak bisa melompat keluar karena
terlalu licin, sehingga mereka memutuskan untuk berenang-renang.
Katak gemuk berkata kepada katak kurus, “Saudaraku, aku rasa tak ada
lagi gunanya kita mendayung dan berenang-renang lebih lama lagi. Kita
akan tenggelam juga pada akhirnya, jadi aku rasa lebih baik kita
menyerah saja.”
Lalu katak kurus menjawab, “Sabar saudaraku, teruslah mendayung dan
berenang. Seseorang akan mengeluarkan kita dari sini.” Lalu keduanya
mendayung lagi selama beberapa jam.
Setelah itu, katak gemuk kembali berkata, “Saudaraku, sepertinya tak
ada guna. Aku sekarang amat letih. Aku akan berhenti mendayung sekarang
dan tenggelam. Tak akan ada yang menolong kita.”
Tapi si katak kurus menjawab, “Teruslah mencoba. Teruslah mendayung.
Sesuatu yang baik pasti akan datang, teruslah mendayung.” kemudian
beberapa jam kembali berlalu.
Katak gemuk kembali berkata, “Aku sudah tak tahan lagi. Tak ada
gunanya melakukan semua ini karena kita akan tenggelam juga nantinya.”
Dan si katak gemuk berhenti. Ia menyerah. Dan tenggelam di dalam susu
tersebut. Tapi si katak kurus terus mendayung dan mendayung.
Sepuluh menit kemudian, si katak kurus merasakan sesuatu yang padat
di bawah kakinya. Ia telah mengubah susu menjadi mentega karena
dayungannya. Dan dengan beberapa kali lompatan ia berhasil keluar dari
bejana tersebut.






Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan tulis komentar anda !!