Jumat, 29 Maret 2013

Duri di dalam Daging

IkanBandeng 


Suatu ketika saya menyempatkan diri untuk pergi ke sebuah peternakan bandeng disebuah daerah di jawa barat , dimana di daerah tersebut banyak sekali ikan bandeng yang dikembang biakkan dan terdapat dalam kolam kolam air payau hingga di akhir kunjungan akhirnya pemilik tambak bandeng tersebut memberikan saya banyak sekali ikan bandeng untuk dibawa pulang kerumah.

Setelah dibawa kerumah ikan bandeng itu pun dimasak dan seperti yang kita ketahui bahwa Ikan bandeng memiliki daging yang sangat lezat. Namun sayangnya bandeng memiliki tulang dan duri yang sulit dipisahkan dari dalam dagingnya. Salah satu cara mengatasi hal ini adalah dengan mengolah ikan bandeng menjadi bandeng presto.

Bandeng diolah dengan panci presto, sebuah alat masak yang bekerja dengan memberikan tekanan tinggi. Tekanan ini telah diatur sedemikian rupa, sehingga tulang dan duri bandeng tersebut bisa menjadi lunak , dan setelah selesai di presto kita bisa langsung memakan Bandeng tersebut tanpa harus takut tergigit atau menelan tulang dan durinya karena duri bandeng tersebut sudah menjadi lunak.

Seperti dengan ikan bandeng, dalam hidup kita banyak sekali terdapat “Tulang dan Duri” yang kita hadapi setiap harinya, masalah yang besar yang kita hadapi penuh dengan kepahitan dan kesakitan bagaikan tertusuk duri, apalagi terkadang kita menghadapi penghianatan dari sahabat sendiri bagaikan Duri Dalam daging.

Namun ingatlah bahwa didalam situasi sulit kita harus kuat bagaikan bertahan dalam sebuah panci Presto karena dengan “Memasukkan Tulang dan Duri ” kita sementara waktu ke dalam “Panci Presto” tersebut, dan jika kita Cukup sabar dan kuat untuk mengatasi duri tersebut maka Tekanan dari presto itu akan membentuk kita menjadi pribadi yang lebih baik lagi.

Apabila saat ini kita sedang berada dalam situasi yang tertekan penuh dengan duri dan tulang yang menusuk ingatlah untuk selalu bertahan, jangan menyerah , anggap saja kita sedang menjalani presto untuk melunakkan tulang dan duri-duri dalam diri kita Lalu jalani dengan kesabaran dan ketekunan, agar melalui proses ini, kita menjadi pribadi yang lebih baik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan tulis komentar anda !!