Jumat, 15 Maret 2013

Ketika Tuli Menjadi Sebuah Berkah

 

Suatu saat ada perlombaan panjat tebing yang diikuti oleh banyak katak dari segala jenisnya dari seluruh penjuru negeri. Ketika start semua penonton bersorak mendukung mereka. Tapi di tengah pertandingan, beberapa katak menyerah karena medan perlombaan sangat berat.

Hanya ada lima katak terus berjuang mencapai garis akhir. Saat medan bertambah sulit para penonton yang tadinya mendukung para katak itu mulai tidak yakin akan kemampuan mereka. Mereka berteriak agar para katak menyerah saja. Bahkan sebagian memberitahu para katak bahwa medan yang berat itu berbahaya dan bisa membunuh mereka.

Akhirnya hanya seekor katak yang bertahan dan memenangkan perlombaan. Setelah diteliti mengapa banyak yang gagal, hasilnya menyebutkan mereka mendengarkan perkataan penonton menjadi takut dan berhenti. Dan bagaimana dengan katak yang bisa terus dan akhirnya memenangkan pertandingan?

Ternyata jawabannya sangatlah sederhana, ia adalah seekor katak yang "tuli", ia tidak mendengar apapun yang penonton katakan. Dalam kasus ini, "tuli" itu bisa menjadi sebuah anugerah. Saat kesulitan hidup meningkat, kita seringkali mendengarkan suara negatif orang-orang di sekitar kita dan mempercayainya.

Jadi jika anda ingin mencapai tujuan hidupmu, jangan memberi tempat kepada perkataan negatif, intimidasi dari orang lain. Yakinlah akan tujuanmu, percaya akan diri sendiri sebagai panduan, dan percayalah bahwa semua bisa anda lakukan jika anda mau dan berusaha!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan tulis komentar anda !!